Label

Rabu, 08 Mei 2013

Proposal Unilever



A.    RASIONAL
Indonesia Sehat 2010 telah ditetapkan Pemerintah Indonesia sebagai visi baru pembangunan kesehatan sejak tahun 1999 lalu. Rumusan ini menginginkan pada tahun 2010 kelak bangsa Indonesia sudah akan hidup dalam lingkungan yang sehat, berperilaku hidup bersih dan sehat, serta dapat memilih, menjangkau dan memanfaatkan pelayanan kesehatan yang bermutu, merata dan berkeadilan sehingga memiliki derajad kesehatan yang optimal.
            Langkah besar bangsa Indonesia dalam meluruskan kembali arah pembangunan nasional pada tiga dasawarsa ini menuntut reformasi total kebijakan pembangunan dalam segala bidang. Dalam bidang kesehatan, tuntutan reformasi tersebut muncul karena masih adanya kesenjangan hasil pembangunan kesehatan, derajat kesehatan masyarakat yang masih tertinggal dengan negara – negara lain, dan kurangnya kemandirian dalam pembangunan kesehatan. Selain itu, tuntutan reformasi kesehatan sangat diperlukan mengingat adanya fenomena-fenomena baru yang mempengaruhi keberhasilan pembangunan kesehatan, yaitu:
1.      Perubahan-perubahan mendasar pada dinamika kependudukan yang mendorong terjadinya transisi demografis dan transisi epidemiologis.
2.      Temuan-temuan substansial dalam ilmu dan teknologi kedokteran telah membuka cakrawala baru dalam memandang proses hidup dan kehidupan, konsep sehat-sakit dan kematian.
3.      Tantangan global sebagai akibat perdagangan bebas, revolusi di bidang Informasi, telekomunikasi dan transportasi
4.      Perubahan lingkungan yang secara langsung sangat berpengaruh terhadap derajat dan upaya kesehatan.
5.      Demokratisasi disegala bidang menuntut pemberdayaan dan kemitraan dalam upaya pembangunan kesehatan.
Untuk itulah, agar dapat meningkatkan daya tangkal dan daya juang pembangunan kesehatan, maka tinjauan kembali terhadap kebijakan pembangunan kesehatan sudah merupakan suatu keharusan. Dengan adanya perubahan pemahaman akan konsep sehat-sakit, dan semakin kayanya kasanah keilmuan tentang determinan penyakit yang multifaktorial mengharuskan kita untuk meninjau kembali dan merubah paradigma pembangunan kesehatan yang hanya mengutamakan pelayanan kesehatan yang bersifat kuratif dan rehabilitatif dengan paradigma pembangunan kesehatan baru yaitu paradigma sehat.
Paradigma sehat tersebut merupakan model pembangunan kesehatan yang dalam jangka panjang mampu mendorong masyarakat untuk lebih mandiri dalam menjaga kesehatan mereka sendiri melalui kesadaran yang lebih tinggi pada pentingnya pelayanan kesehatan yang bersifat promotif dan preventif.
Dusun Toyomerto merupakan sebuah dusun yang berada di lereng Gunung Panderman, Desa Pesanggrahan, Kota Batu. Dusun  ini memiliki sebuah komoditas peternakan yaitu susu perah dan perkebunan yaitu sayur manisah/ jepan/ bludru/ gondes (masyarakat sekitar menyebutnya),  yang menjadi mata pencaharian dan penghidupan perekonomian masyarakat sekitar.
Bersih merupakan sesuatu kondisi yang bebas dari kotor, tidak menimbulkan penyakit, dan memiliki pola hidup sehat. Sesuatu yang bersih berasal dari diri sendiri yang memiliki kesadaran untuk hidup sehat dan nantinya secara otomatis lingkungan tempat tinggal juga akan bersih.
Kondisi lingkungan masyarakat pegunungan yang kurang tertata dan terkesan kumuh, kandang sapi yang berada di dekat rumah bahkan dekat dengan MCK warga menimbulkan sarang penyakit dan tumbuh kembangnya kuman. Warga masyarakat  masih belum memiliki kepedulian terhadap masalah kebersihan lingkungan yang menjadi permasalahan mendasar bagi masyarakat yang sampai saat ini masih belum terealisasikan penanganannya.
Balita dan anak usia sekolah dasar masih belum mengerti akan kebersihan diri dan lingkungan sehingga tubuh kurang terawat dan banyak yang sakit. Hal ini terlihat dari ketidakhadiran siswa di sekolah setiap harinya. Oleh sebab itu perlu kesadaran dari tiap individu untuk membuat sebuah pola hidup sehat mulai dari keluarga, sahabat, tetangga, dan masyarakat.
Berdasarkan kenyataan tersebut bisa dikatakan lingkungan masyarakat Dusun Toyomerto Desa Pesanggrahan Kota Batu  termasuk dalam kategori lingkungan kumuh dan warga masyarakatnya masih kurang memiliki kepedulian akan kebersihan diri dan lingkungannya.
Kami mengharapkan agar PT. Unilever Indonesia, Tbk dapat menjadi sponsor utama yang nantinya dapat memberikan bantuan kepada Panitia Mahasiswa KKN UM di SDN Pesanggrahan 02 yang membuat program tentang kebersihan dan kesehatan dengan mengusung misi dan visi William Hesketh Level yaitu “Menciptakan tempat tinggal bersama yang bersih, mengurangi beban kerja untuk wanita, meningkatkan kesehatan dan meningkatkan daya tarik pribadi, hidup lebih menyenangkan dan berarti bagi mereka yang menggunakan produk-produk kami”.

B.     TUJUAN
Berdasarkan rasional diatas, tujuan umum dari pembuatan proposal ini adalah menciptakan pola hidup yang bersih dan sehat bagi seluruh warga. Sedangkan tujuan khusus sebagai berikut:
1.      Menanamkan perilaku bersih kepada siswaSDN Pesanggrahan 02.
2.      Menciptakan kesadaran siswa untuk hidup sehat di SDN Pesanggrahan 02.
3.      Menciptakan lingkungan sekitar SDN Pesanggrahan 02 menjadi bersih dan indah.

C.    DESKRIPSI OBYEK
SDN Pesanggrahan 02 memiliki sekitar  ±110 siswa tersebar dalam 6 kelas yang mayoritas adalah anak-anak penduduk yang lokasi tempat tinggalnya tidak jauh dari sekolah. Dari rasional diatas dapat ditarik sebuah problem dimana kebersihan siswa baik dirumah maupun dilingkungan masyarakat kurang mendapat perhatian yang serius sehingga banyak kotoran hewan yang mengotori jalan desa dan selokan warga.
Dana yang akan dibutuhkan sekitar  Rp. 15.000.000, 00 yang akan digunakan untuk melakukan pembersihan lokasi dan pengadaan alat kebersihan. Karena disekolah tidak ada wastafel sederhana yang dapat digunakan siswa untuk mencuci tangan sebelum atau sesudah melakukan aktivitas. Oleh sebab itu perlu adanya  wastafel untuk tempat cuci tangan, sehingga dapat diupayakan siswa tetap bersih dan akan melakukan kebiasaan membasuh tangan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas di rumah atau di lingkungan masyarakat.

D.    TEMA KEGIATAN
Tema kegiatan yang diangkat adalah “ PENINGKATAN KEBERSIHAN DAN KESEHATAN PESERTA DIDIK BAIK DI SEKOLAH MAUPUN DI RUMAH”.
 
E.     WAKTU PELAKSANAAN
Kegiatan ini akan dilaksanakan dalam 2 tahap:
Tahap pembangunan pada:
Hari                       : Sabtu
Tanggal                 : 12 Juli 2010 sampai 18 Juli 2010
Tempat                  : SDN Pesanggrahan 02 Kota Batu Tahap launching, pada:
Hari                       : Sabtu
Tanggal                 : 24 Juli 2010
Waktu                   : 09.00 – Selesai.
Tempat                  : SDN Pesanggrahan 02 Kota Batu
Sasaran                  : Siswa dan Wali murid SDN Pesanggrahan 02 Kota Batu

F.     Materi
1.      Cara memulai hidup bersih dan sehat
2.      Cara mencuci tangan yang baik
3.      Cara merawat dan kebersihan badan

G.    Panitia pelaksana
(terlampir)

H.    Anggaran dana
(terlampir)

I.       Kompensasi
(terlampir)

J.      Contact Person (CP)
(terlampir)

K.    Penutup
Demikian proposal ini kami susun sebagai sumber informasi dan acuan pelaksanaan kegiatan PENINGKATAN KESEHATAN DAN KEBERSIHAN PESERTA DIDIK SDN PESANGGRAHAN 02 KOTA BATU.Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat desa Pesanggrahan khususnya dan bagi pihak-pihak yang berkepentingan pada umumnya.



                     Hormat Kami,
                     KetuaPanitia


         Putra Endasanto Wedhar Senle
                NIM. 107131406905